Wicaksono, who was one of the bloggers who meet with Communications and Information Minister Muhammad Nuh, wonders if it is the bloggers’ feedback that promoted the Government to stop blocking YouTube and other social media.

The Government had earlier blocked YouTube, Multiply and other social network because some of them carried the controversial anti-Islam Dutch film Fitna.

clipped from ndorokakung.com

Entah karena komunitas IT sudah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh Senin malam lalu, atau karena sebab lain, saya sudah bisa mengakses kembali situs Youtube dan Multiply melalui jaringan XL mulai tadi malam.

Dua situs itu, juga beberapa situs lain seperti Rapidshare dan MySpace, terblokade sejak Sabtu kelabu pekan lalu setelah Pak Nuh meminta semua anggota APJII dengan segala daya dan upaya membendung film Fitna di mana pun dia berada.

Saya menduga blokade dibuka karena pada pertemuan Senin malam itu ada salah satu petinggi XL yang ikut hadir.

Pada pertemuan itu, Pak Nuh menjelaskan bahwa pemerintah tak berniat menutup situs seperti Youtube. Sasaran pemerintah hanyalah film Fitna. Bahasa tubuhnya menyiratkan bahwa ia tak menduga akibat dari permintaan itu ternyata berekor panjang.

  blog it