Why are statesmen taking the lead in the Indonesia-Malaysia spat?


Why are veteran statesmen taking the lead on this sisue rather than the present politicians and ministers on both sides?

What does this say of the rapport between neighboring nations? Can no those in power talk to each other and come up with a solution to mitigate if not solve the present spat between Indonesia and Malaysia?

Unspun‘s penned an article for The Star in Malaysia that should appear tomorrow. Will post it if they use it but the central thrust of the article is that Indonesians are mounting such protests not so much because of anger over Malaysia for “stealing” their culture and other things but because of frustration with their own government’s impotence in handling such matters.

Try Minta Anti Malaysia Jaga Citra Indonesia

Kam, Sep 10, 2009

Nasional

Kuala Lumpur ( Berita ) : Ketua EPG (Eminent Person Group/kelompok tokoh terkemka) Try Sutrisno minta kepada warga Indonesia yang melakukan demontrasi anti Malaysia untuk tidak berlebihan seperti melakukan “sweeping” (penyisiran), membakar bendera, dan melempari kedutaan karena akan merusak citra Indonesia.

“Demo anti Malaysia yang berlebihan akan merusak citra Indonesia sebagai orang Timur yang santun dan ramah,” kata Try Sutrisno usai diterima oleh PM Malaysia Najib Tun Razak, di kantor PM Malaysia, Putrajaya, Rabu [09/09].

“Demokrasi dan keterbukaan bukan berarti dapat seenaknya saja melakukan demontrasi dan menghujat negara lain dengan membakar benderanya, melempari kedutaan dan melakukan sweeping. Justru hal ini semakin mencoreng citra Indonesia sebagai rakyat yang terkenal santun dan ramah,” katanya.

Mantan Wapres itu mengingatkan, Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga yang serumpun dan mempunyai cita-cita yang sama yakni menciptakan masyarakat Asean. “Kita berharap Asean menjadi kawasan yang aman, nyaman dan memberikan kesejahteraan bagi warganya,” katanya.

Apalagi dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa kemerdekaan Indonesia bertujuan untuk menciptakan perdamaian dunia, tambahnya

Try Sutrisno dan beberapa anggota EPG Indonesia lainnya, seperti Musni Umar, melakukan kunjungan dan pertemuan dengan mitranya EPG Malaysia yang dipimpin Musa Hitam di Kuala Lumpur, Rabu pagi.

Namun secara tiba-tiba, PM Malaysia Najib Tun Razak berkenan menerima rombongan EPG Indonesia yang didampingi Dubes RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar, di kantor PM Putrajaya.

Selain itu, Try akan bertemu dengan menteri penerangan, komunikasi dan kebudayaan Malaysia Rais Yatim pada Rabu sorenya.

Sementara itu, Dubes Da’i Bachtiar telah dipanggil oleh Menteri Luar Negeri Malaysia Hanifah Aman terkait dengan beberapa demontrasi di Kedubes Malaysia dan sweeping yang dilakukan sekelompok orang di Jl Diponogoro, Jakarta Pusat. Namun belum diketahui hasilnya. ( ant )

via Try Minta Anti Malaysia Jaga Citra Indonesia | Harian Berita Sore.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s